Pantai, Aku, dan Kamu


Biru adalah kesukaanku dari dulu
Kamu adalah kesukaanku sejak saat itu

Cinta adalah dialog antara 2 aku
Wajar saja bila masih suka beradu

Lalu apa kaitannya pantai, aku, dan kamu?

Memang sudah sejak lalu dan sejak sebelum kamu
Aku selalu berdoa kepada Tuhan,
"Tolong tetap setia jaga pantai-Mu agar aku bisa melihatnya satu per satu"

Begitupun dengan kamu
Kamu yang aku kenal waktu itu
Datang menghampiriku dengan cara lembut nan lugu

Seperti pantai yang tak pernah bosan membuatku termangu
Kamu pun punya ciri-ciri seperti itu

Aku tidak habis pikir
Mengapa aku bisa secepat itu melupakan luka lamaku ketika pertama kali aku melihatmu
Terasa ada yang berbeda kala itu

Bagiku,
Kamu layaknya pantai
yang selalu aku doakan agar Tuhan setia menjagamu
spacer

Savana Hati


Kala rintih mulai menggerogoti hati
Dunia fana menjadi tempatku berlari
Karna nyata tak seutuhnya jadi penyejuk hati

Sepi...

Kata yang pantas untuk saat ini
Menengok gundah yang selalu permisi mampir ke lubuk hati
Aku jadi sangsi,
Apakah mampu aku meneguhkan hati untuk tetap berseri di keramaian nanti?

Bukan sedang bergurau
Apalagi galau
Aku hanya ingin mempertegas bahwa sejatinya pancaran mata ini masih tertuju padamu
Padamu yang pernah singgah
Lalu hilang hingga ke antah-berantah
Padamu yang kuharapkan untuk menetap
Walau pada akhirnya aku hanya bisa menatap.
spacer

Tentang Kebahagiaan

Bahagia itu sederhana
Klise memang
Namun bukan berarti irit makna
Menilik bahagia sulit diungkap dengan kata
Itu sebabnya dia menjadi amat berharga
dan akan selalu jadi momen tak terlupa

Waktu akan terus berlalu
Menandakan bahwa tidak ada pengulangan perihal itu
Sejenak bertanya pada kalbu
Sudah bahagiakah dirimu?
spacer